Panggung musik rock Tanah Air kembali kehilangan salah satu
talenta terbaiknya. Musisi legendaris sekaligus mantan vokalis grup rock
Elpamas, Doddy Katamsi, mengembuskan napas terakhirnya pada Kamis, 15 Oktober
2026, sekitar pukul 13.15 WIB pada usia 59 tahun.
Kabar kepergian sang pelantun rock ini dibenarkan oleh pihak
keluarga serta rekan-rekan sesama musisi, yang langsung memicu ungkapan duka
mendalam dari komunitas musik nasional atas berpulangnya sosok vokalis
bertenaga dan pendidik vokal berdedikasi tinggi tersebut.
Lahir dari Darah Seni dan Rekam Jejak Panggung Rock
Doddy Katamsi lahir dari keluarga seniman terkemuka. Ayahnya
adalah aktor kawakan Indonesia, Amoroso Katamsi, sementara ibunya merupakan
maestro seriosa legendaris, Pranawengrum Katamsi. Dasar-dasar teknik olah vokal
pertama kali ia pelajari langsung dari sang ibu sebelum akhirnya menapaki jalur
musik rock.
Kiprah Doddy di blantika musik nasional meninggalkan jejak
panjang:
- Elpamas
& Kantata: Menjadi vokalis utama di band legendaris Elpamas dan
terlibat dalam proyek kolosal Kantata, mengukuhkan karakternya sebagai
vokalis rock bertenaga.
- Seven
Years Later: Doddy mendirikan band beraliran classic rock ini pada
1993, yang konsisten membawakan nomor-nomor rock klasik lintas generasi.
- Karier
Solo: Merilis karya solo, salah satunya single bertajuk "Kawin
Lagi" pada tahun 2012.
Sosok Pelatih Vokal Para Bintang
Selain aktif sebagai penampil di atas panggung, Doddy
Katamsi mendedikasikan sebagian besar hidupnya di bidang edukasi musik. Melalui
wadah Bengkel Vocal Dokat, ia membimbing banyak generasi penyanyi Tanah Air,
mulai dari solois papan atas hingga band rock generasi penerus.
Doddy kerap dipercaya menjadi pelatih vokal di berbagai
ajang pencarian bakat bergengsi di televisi, antara lain menjadi vocal coach
di Indonesian Idol (musim kedua) dan X Factor Indonesia (musim pertama), juri
KDI, serta music director di Akademi Fantasi Indosiar (AFI 3).
Dedikasinya di balik layar menjadikannya sosok mentor yang sangat dihormati
oleh lintas genre dan generasi di industri musik Indonesia.
Referensi & Sumber

0 Komentar